Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BERITA » PEKAT IB Maros Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Ekstrem di Bontoa.

PEKAT IB Maros Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Ekstrem di Bontoa.

  • account_circle Hamzan
  • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kompasmaros.com, Maros — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kemarau panjang terus diwujudkan melalui aksi nyata. Kali ini, Organisasi Kemasyarakatan Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) DPD Kabupaten Maros menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 25.000 liter kepada warga yang membutuhkan di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Selasa (13/10/2026).

 

Melalui kegiatan bertajuk “Aksi Sosial Peduli Sesama”, PEKAT IB Maros mengerahkan lima unit mobil tangki air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan tersebut didistribusikan langsung kepada warga di tiga dusun di Desa Tunikamaseang, Kecamatan Bontoa, yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.

 

Aksi kemanusiaan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD PEKAT IB Kabupaten Maros, Irwan P. Pangaribuan, Camat Bontoa yang diwakili Kasi Pemerintahan Kecamatan Bontoa, Kasat Binmas Polres Maros AKP Siswandhy, S.Sos., Bhabinkamtibmas Desa Tunikamaseang, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat.

 

Ketua DPD PEKAT IB Kabupaten Maros, Irwan P. Pangaribuan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau ekstrem.

 

Menurutnya, bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi wujud kehadiran organisasi kemasyarakatan dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.

 

“Kondisi saat ini sudah masuk dalam kategori kemarau ekstrem. Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk nyata kehadiran organisasi kami di tengah kesulitan masyarakat. Kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, kami akan melaksanakannya secara kontinu di wilayah-wilayah lain yang terdampak kekeringan di Kabupaten Maros. Ini adalah komitmen kami untuk selalu ada dan membantu masyarakat,” tegas Irwan.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan sosial tersebut, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros yang turut memberikan dukungan dalam proses penyaluran bantuan air bersih.

 

“Demi lancarnya pendistribusian air bersih ini, kami juga tidak lupa mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BPBD Kabupaten Maros yang telah memberikan dukungan luar biasa dalam kegiatan aksi peduli ini,” tambahnya.

 

Kehadiran lima armada tangki air bersih tersebut disambut antusias oleh warga Desa Tunikamaseang. Bantuan ini dinilai sangat membantu masyarakat yang dalam beberapa pekan terakhir menghadapi keterbatasan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Salah seorang warga setempat menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat, khususnya PEKAT IB Maros yang hadir memberikan bantuan secara langsung.

 

“Warga Desa Tunikamaseang sangat berterima kasih kepada pihak pemerintah dan khususnya PEKAT IB yang telah peduli dan membantu desa kami. Bantuan air bersih ini sangat berarti dan meringankan beban kami saat ini,” ungkapnya.

 

Kecamatan Bontoa merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Maros yang kerap menghadapi persoalan kekeringan ketika musim kemarau berlangsung. Kondisi tersebut menjadikan dukungan berbagai pihak sangat penting untuk membantu menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

 

Melalui aksi sosial ini, PEKAT IB DPD Kabupaten Maros menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

 

Sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah kecamatan, kepolisian, dan BPBD diharapkan dapat terus diperkuat agar penanganan dampak kemarau berjalan lebih optimal serta kebutuhan dasar masyarakat tetap mendapat perhatian.

 

Aksi sosial penyaluran 25.000 liter air bersih ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian bersama memiliki peran penting dalam membantu masyarakat melewati masa sulit akibat kemarau ekstrem.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less